berjalan ku tembusi pori-pori batu
menusuk gelapnya antariksa
lalui bintang dan planet-planet hantu
berkelit diantara terjangan sinar kosmis dan percikan-percikan radiasi
manusia tak mampu cegahku melaju
alien-alien pandangku termangu
aku terus berjalan, menjalar, merambat
ku terus cari tujuan hidupku
puri dihatimu
kapankah kau bukakan pintumu
ku kan tunggu ditebing-tebing halaman purimu
sampai detik berganti windu
-hsbp-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar